Selain mendampingi proses hukum, FPTI juga fokus memberikan perlindungan kepada para korban. Langkah tersebut dilakukan agar para atlet tetap merasa aman selama proses berlangsung.
Yenny menjelaskan federasi menjaga kerahasiaan identitas para atlet yang diduga menjadi korban. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari tekanan sosial maupun stigma dari masyarakat.
“Kami memberikan perlindungan maksimal dan identitas mereka kami rahasiakan. Mereka jangan sampai menjadi korban dua kali karena stigma di masyarakat,” ujar dia.
FPTI juga mengambil langkah internal untuk menelusuri dugaan pelanggaran yang terjadi. Federasi membentuk tim pencari fakta untuk mengumpulkan informasi terkait kasus tersebut.
Tim tersebut bertugas melakukan klarifikasi dan memastikan proses penanganan berlangsung transparan. Hasil kerja tim akan menjadi bagian penting dalam menentukan langkah organisasi.