Kisah Apriyani Rahayu: Dari Raket Kayu hingga Emas Olimpiade Tokyo 2020

Rivan Nasri Rachman
Perjalanan Apriyani Rahayu untuk meraih medali Emas Olimpiade Tokyo tidak mudah. Begini kisahnya. (Foto: Instagram/r.apriyanig)

JAKARTA, iNews.id – Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu masih jadi sorotan. Situasi itu didapat setelah dia dan rekannya Greysia Polii meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Di final mereka menghadapi pasangan China, Cheng Qingchen/Jia Yifan. Hebatnya Greysia/Apriyani berhasil menang dua game langsung, 21-19 dan 21-15.

Bagi Apriyani ini tentu menjadi suatu pencapaian manis untuk kariernya di dunia tepok dulu. Apalagi saat ini dirinya masih berusia 23 tahun.

Namun perjalanan menuju emas Olimpiade tidak mudah. Apriyani kecil sempat berlatih dengan menggunakan raket kayu.

Perempuan asal Konawe, Sulawesi Tenggara itu mengawali karier bulu tangkisnya bukan dengan menggunakan raket biasanya tapi raket yang berbahan kayu. Pada saat itu, sang ayah, Amiruddin mencoba membuat raket berbahan kayu untuk dimainkan Apriyani bersama tetangganya.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PBSI Rombak Besar-besaran, Apriyani Rahayu Dipasangkan dengan Dejan Ferdinansyah

57 tahun lalu

Apriyani Rahayu Tinggalkan Ganda Putri, Resmi Tampil di Ganda Campuran

57 tahun lalu

Jadwal Indonesia Open 2026 Hari Kedua: 10 Wakil Merah Putih Siap Tanding, Ada Fajar/Fikri

57 tahun lalu

Apriyani/Lanny Tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Kewalahan Lawan Pasangan China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal