Pemain berusia 21 tahun itu menegaskan tidak pernah berpikir untuk menyerah meski mendapat tekanan dan kritik setelah hasil mengecewakan pada ajang beregu dunia tersebut.
“Memang ini perjalanan yang harus saya temukan, enggak mudah dan cukup banyak rintangannya. Tapi saya pastikan diri saya tidak akan pernah menyerah dan akan selalu berusaha untuk menjadi lebih baik bagi setiap orang,” lanjutnya.
Keberhasilan di Sydney sekaligus menambah koleksi prestasi Alwi di level elite. Gelar Australian Open 2026 menjadi trofi Super 500 kedua yang berhasil dia raih sepanjang karier profesionalnya.
Sebelumnya, Alwi juga keluar sebagai juara Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan pada Januari lalu. Dua gelar Super 500 dalam satu musim menjadi pencapaian penting bagi pemain asal Surakarta tersebut.
Meski sukses menambah koleksi trofi, Alwi tidak ingin cepat puas. Dia menilai perjalanan kariernya masih panjang dan masih banyak target yang harus dikejar pada masa mendatang.