Komentar Jonatan Christie dan Gregoria Mariska usai Tersingkir Prematur di Japan Open 2025

Bagas Abdiel Kharis Theo
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie tersingkir di babak pertama Japan Open 2025. (Foto: PBSI)

“Saya harus bisa lebih sabar lagi, tidak terburu-buru, meningkatkan ketenangan apalagi bertemu dengan lawan yang ulet,” ucap pemain yang kini berstatus nonpelatnas itu.

Sementara Gregoria mengakui kondisinya belum sepenuhnya pulih setelah tiga bulan absen akibat cedera. Ia merasa performanya belum kembali ke bentuk terbaik, dan kesulitan mengimbangi permainan agresif dari lawan. 

"Permainan saya sama sekali belum baik. Di sisi lain, lawan bermain sangat berani dan bisa mengontrol pertandingan," jelasnya.

Gregoria juga menyebut aspek mental menjadi catatan penting. Saat tertekan, ia justru tidak bisa mengubah tekanan menjadi motivasi. 

“Ketika kondisi tertekan saya tidak bisa menjadikan itu sebagai pacuan. Malah justru terbawa suasana, agak panik, dan tidak bisa kontrol,” lanjutnya dengan jujur.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alwi Farhan Bongkar Wejangan Jonatan Christie yang Ubah Mentalnya Hadapi Bintang Dunia

57 tahun lalu

Dapat Tiket Mendadak Japan Open 2026, Ubed Langsung Pasang Target Tinggi

57 tahun lalu

Belum Pernah Juara Super 750, Alwi Farhan Bidik Sejarah Baru di Japan Open 2026

57 tahun lalu

Dramatis! Ubed Naik dari Reserve Player dan Siap Guncang Japan Open 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal