Komentar Mengejutkan Fermin Aldeguer Usai Juara MotoGP Mandalika 2025

Cikal Bintang Raissatria
Pembalap Gresini Racing, Fermin Aldeguer. (Foto: Michellin)

Komentar itu menunjukkan bagaimana ketenangan dan strategi menjadi kunci keberhasilannya. Aldeguer menegaskan bahwa dia tidak ingin terjebak dengan pikiran siapa yang ada di belakang, melainkan hanya fokus menjaga kecepatan dan menghindari kesalahan.

Pada akhirnya, strategi itu terbukti jitu. Aldeguer berhasil melintasi garis finis tanpa tersentuh, sekaligus menorehkan sejarah sebagai pembalap termuda kedua yang menang di kelas MotoGP pada usia 20 tahun 183 hari.

Dia bahkan mengaku kaget dengan performa motornya. Pilihan ban medium sempat membuatnya ragu, tetapi ternyata memberikan kestabilan luar biasa sepanjang balapan.

“Dan begitulah adanya. Saya tidak menyangka akan memiliki kecepatan sehebat ini. Saya pikir balapannya akan kompetitif. Tapi saya tidak yakin apakah saya harus memulai dengan ban medium. Jadi saya pikir kami sangat tenang. Sekali lagi, saya rasa kami tidak membuat kesalahan apa pun,” pungkasnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
13 hari lalu

Cedera Patah Tulang Paha, Fermin Aldeguer Gagal Tampil di MotoGP Thailand 2026

All Sport
14 hari lalu

Resmi! Mandalika Kembali Jadi Tuan Rumah GT World Challenge Asia 2026

All Sport
20 hari lalu

Fermin Aldeguer Resmi Absen di MotoGP Thailand 2026, Gresini Ambil Langkah Darurat

All Sport
1 bulan lalu

Valentino Rossi Pamer Aksi di Sirkuit Mandalika, Putar Satu Lap Pakai Yamaha R1

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal