Tekanan beruntun yang diarahkan ke Nita membuat pasangan China menjaga jarak hingga interval. Meski begitu, Amri/Nita sempat menunjukkan perlawanan sengit. Kesalahan angkatan Guo yang memanjang membuat skor kembali imbang 16-16.
Namun, momentum krusial justru lepas. Amri/Nita hanya mampu menambah satu angka, sementara Guo/Chen tampil lebih tenang menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17.
Memasuki gim kedua, situasi berubah drastis. Amri/Nita langsung tertinggal jauh 1-8 dan kesulitan keluar dari tekanan. Variasi serangan Guo/Chen membuat pasangan Indonesia kehilangan kendali permainan.
Kesalahan sendiri mulai bermunculan dari kubu tuan rumah. Smes keras Amri yang tersangkut di net memberi keuntungan besar bagi lawan, yang terus menjauh hingga memimpin 16-6 dan kemudian 17-6.
Amri/Nita tidak mampu membalikkan keadaan. Dalam laga berdurasi sekitar 35 menit, Guo/Chen memastikan kemenangan gim kedua 21-9 sekaligus tiket ke perempat final Indonesia Open 2026.
Kekalahan ini menambah daftar wakil ganda campuran Indonesia yang tersingkir oleh pasangan China. Sebelumnya, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil juga harus angkat koper setelah kalah dari unggulan pertama Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping dengan skor 14-21, 21-17, 18-21.
Hasil ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi sektor ganda campuran Indonesia, terutama menghadapi dominasi China di level elite turnamen internasional.