Pendekatan ini dinilai semakin optimal ketika dipadukan dengan pembalap sekelas Marc Marquez. Pengalaman panjang Marquez memberi referensi penting dalam pengembangan motor Ducati, terutama dalam mencari performa maksimal di berbagai kondisi balapan.
Di sisi lain, Morbidelli mengakui musim lalu belum berjalan ideal untuk dirinya. Pembalap berusia 31 tahun tersebut finis di posisi ketujuh klasemen akhir dengan raihan 231 poin dan hanya dua kali naik podium.
Catatan itu membuat Morbidelli memanfaatkan masa jeda musim dingin untuk evaluasi menyeluruh. Dia melihat bagaimana pembalap top seperti Marquez mampu memberi pengaruh besar bukan hanya pada hasil, tetapi juga pada budaya kerja tim.
Saat ini seluruh pembalap MotoGP tengah menikmati libur musim dingin. Aktivitas lintasan akan kembali dimulai pada tes pramusim yang dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 3–5 Februari 2026.
Setelah itu, rangkaian persiapan berlanjut ke Thailand pada 21–22 Februari 2026. Tes tersebut menjadi momen krusial bagi seluruh tim, termasuk Ducati Lenovo, untuk memaksimalkan potensi motor sebelum musim baru dimulai.