Langkah ini diambil MotoGP Sports Entertainment Group (MSEG) untuk memastikan pembalap memenuhi kewajiban kepada penggemar, mitra komersial, dan penyelenggara. Namun, penerapan sanksi olahraga terhadap pelanggaran kegiatan promosi memunculkan pertanyaan mengenai keseimbangan antara kepentingan komersial dan kompetisi.
Perdebatan tersebut menguat setelah Marc Marquez tidak mengikuti kegiatan balap gokar menjelang MotoGP Jepang di Motegi. Pembalap Ducati Lenovo itu memilih menjalani pemulihan fisik karena lengan dan bahu kanannya membutuhkan perawatan intensif.
Marquez bahkan sempat mengirim seseorang yang mengenakan helm dengan kaca gelap sebagai penggantinya dalam kegiatan tersebut. Tindakan itu mendapat teguran dari pihak penyelenggara.
Juara dunia MotoGP itu kemudian menegaskan pentingnya menjaga kondisi tubuh, terutama ketika persaingan gelar masih berlangsung.
"Sebagai pembalap, kami adalah orang pertama yang ingin MotoGP terus berkembang. Namun, menurut saya ada cara lain untuk mengembangkan olahraga ini tanpa memberikan terlalu banyak tekanan kepada pembalap," kata Marquez dalam wawancara di Mandalika, dikutip dari Majalah Motor Sport.