MotoGP Finalisasi Gaji Minimum Rp9,9 Miliar per Musim, Kesenjangan Kontrak Dipangkas

Abdul Haris
MotoGP memfinalisasi aturan gaji minimum 500.000 euro atau sekitar Rp9,9 miliar per musim untuk pembalap kelas utama mulai periode regulasi baru. (Foto: MotoGP)

MADRID, iNews.id – MotoGP memasuki tahap akhir penerapan aturan gaji minimum 500.000 euro atau sekitar Rp9,9 miliar per musim bagi pembalap kelas utama. Kebijakan ini bertujuan mengurangi kesenjangan kontrak yang selama ini mencolok di grid.

Regulasi tersebut tengah difinalisasi sebelum diratifikasi. Klausul gaji minimum sudah tercantum dalam draf kontrak baru yang mengatur hubungan antara pemegang hak komersial kejuaraan dan para peserta.

Selama beberapa tahun terakhir, disparitas penghasilan pembalap menjadi sorotan. Beberapa bintang seperti Marc Marquez dan Fabio Quartararo menerima gaji pokok di atas 10 juta euro atau sekitar Rp198,7 miliar per musim.

Di sisi lain, ada kontrak pembalap yang nilainya mendekati kelas bawah. Bahkan sebagian menerima bayaran di bawah 120.000 euro atau sekitar Rp2,38 miliar per tahun.

Dengan penerapan batas minimum 500.000 euro, selisih tersebut akan dipersempit. Angka itu tidak termasuk bonus berbasis performa atau insentif lainnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
8 jam lalu

Marc Marquez Tiga Kali Jatuh, Ducati Tetap Yakin Juara Sejak Seri Pembuka MotoGP Thailand 2026

All Sport
8 jam lalu

Marc Marquez Tunda Teken Kontrak Baru Ducati, Pensiun Masih Jadi Opsi

All Sport
22 jam lalu

Finis Keempat di Buriram, Bagnaia Ungkap Kelebihan dan Kekurangan Ducati Terbaru

Soccer
2 hari lalu

Marc Marquez Jatuh 3 Kali di MotoGP Thailand 2026, Sempat Tercepat tapi Akui Kurang Fokus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal