Pada gim tersebut, Mutiara sukses mengungguli Lin dengan skor 21-19. Kemenangan itu membuat pertandingan kembali terbuka dan memaksa kedua pemain melanjutkan persaingan ke gim penentuan.
Namun, Mutiara kembali menghadapi kesulitan saat pertandingan memasuki gim ketiga. Dia merasakan perbedaan intensitas permainan ketika menghadapi lawan yang memiliki pengalaman dan kualitas di level lebih tinggi.
"Di gim kedua sudah cukup berjalan baik tapi di gim ketiganya, ketika poinnya ketat, lagi-lagi saya merasa pressure pemain yang lebih top level itu berbeda ya dari tekanan pukulan dan tekanan mainnya," ungkapnya.
Mutiara akhirnya harus mengakui keunggulan Lin setelah kalah 13-21 pada gim penentuan. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkahnya dalam turnamen yang menjadi pengalaman pertama bermain di level Super 500.
Di balik kekalahan tersebut, Mutiara tetap melihat sisi positif dari penampilannya. Dia bersyukur mampu memberikan perlawanan dalam penampilan perdananya pada turnamen bulutangkis level Super 500.