Mutiara Ayu Puspitasari Ungkap Beratnya Tekanan di Korea Open 2026: Pemain Level Atas Berbeda!

Abdul Haris
Tunggal putri Indonesia Mutiara Ayu Puspitasari. (Foto: PBSI)

Pada gim tersebut, Mutiara sukses mengungguli Lin dengan skor 21-19. Kemenangan itu membuat pertandingan kembali terbuka dan memaksa kedua pemain melanjutkan persaingan ke gim penentuan.

Namun, Mutiara kembali menghadapi kesulitan saat pertandingan memasuki gim ketiga. Dia merasakan perbedaan intensitas permainan ketika menghadapi lawan yang memiliki pengalaman dan kualitas di level lebih tinggi.

"Di gim kedua sudah cukup berjalan baik tapi di gim ketiganya, ketika poinnya ketat, lagi-lagi saya merasa pressure pemain yang lebih top level itu berbeda ya dari tekanan pukulan dan tekanan mainnya," ungkapnya.

Mutiara akhirnya harus mengakui keunggulan Lin setelah kalah 13-21 pada gim penentuan. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri langkahnya dalam turnamen yang menjadi pengalaman pertama bermain di level Super 500.


Mutiara Ayu Puspitasari Petik Pelajaran Berharga dari Debut Super 500

Di balik kekalahan tersebut, Mutiara tetap melihat sisi positif dari penampilannya. Dia bersyukur mampu memberikan perlawanan dalam penampilan perdananya pada turnamen bulutangkis level Super 500.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
2 jam lalu

Tersingkir dari Korea Open 2026, Alwi Farhan Akui Persiapannya Kurang Maksimal

3 jam lalu

Hasil Korea Open 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir, Perjuangan Bangkit Berakhir Pahit

4 jam lalu

Hasil Korea Open 2026: Alwi Farhan Tersingkir Dramatis, Menang Gim Pertama, Kalah usai Duel Sengit

9 jam lalu

Alwi Farhan Belum Puas meski Lolos 16 Besar Korea Open 2026, Masih Kejar Mimpi ke World Tour Finals!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal