Mutiara Ayu Puspitasari Ungkap Beratnya Tekanan di Korea Open 2026: Pemain Level Atas Berbeda!

Abdul Haris
Tunggal putri Indonesia Mutiara Ayu Puspitasari. (Foto: PBSI)

"Saya merasa di pertama kali menghadapi turnamen Super 500, saya bersyukur penampilan saya cukup baik," katanya.

Pengalaman menghadapi Lin memberikan gambaran kepada Mutiara mengenai tuntutan permainan di level lebih tinggi. Dia menyadari kemampuan teknis saja belum cukup tanpa ketenangan ketika menghadapi tekanan lawan.

Selain menjaga fokus pada poin-poin penting, Mutiara menilai perubahan strategi harus dilakukan lebih cepat. Kemampuan membaca permainan dan menyesuaikan pola serangan menjadi aspek yang ingin dia tingkatkan.

"Dan pelajaran yang bisa diambil, paling keliatan dari lawan Lin Hsiang Ti tadi bagaimana menghadapi top level, saya rasa ketenangan dan perubahan cara mainnya harus cepat diadaptasi lagi," tuturnya.

Kekalahan dari Lin menjadi bahan evaluasi bagi Mutiara untuk menghadapi persaingan berikutnya. Pengalaman debut di Korea Open 2026 memberikan pelajaran mengenai pentingnya ketenangan, kesiapan menghadapi tekanan, dan kecepatan mengubah pola permainan saat melawan pemain level atas.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
1 jam lalu

Tersingkir dari Korea Open 2026, Alwi Farhan Akui Persiapannya Kurang Maksimal

3 jam lalu

Hasil Korea Open 2026: Mutiara Ayu Puspitasari Tersingkir, Perjuangan Bangkit Berakhir Pahit

3 jam lalu

Hasil Korea Open 2026: Alwi Farhan Tersingkir Dramatis, Menang Gim Pertama, Kalah usai Duel Sengit

8 jam lalu

Alwi Farhan Belum Puas meski Lolos 16 Besar Korea Open 2026, Masih Kejar Mimpi ke World Tour Finals!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal