Keputusan tersebut berkaitan dengan pengalaman yang dia alami setahun sebelumnya. Ketika ingin meninggalkan KTM, Acosta mengaku mendapat respons yang membuatnya kecewa.
"Ketika saya ingin pergi dari sini tahun lalu, mereka justru mengungkit kalau saya tidak memenuhi kontrak," ujarnya.
Pengalaman tersebut membuat Acosta bertekad tidak kembali berada dalam situasi serupa. Bahkan, tawaran uang dalam jumlah besar sekalipun tidak mampu menggoyahkan pendiriannya.
"Kemudian saya mengatakan kepada mereka, dalam keadaan apa pun, bahkan dengan seluruh uang di dunia, saya tidak akan menempatkan diri dalam situasi yang sama seperti saat itu. Mereka harus melupakannya," tegas Acosta.
KTM sebenarnya masih mengajukan penawaran balasan untuk mempertahankan sang pembalap. Namun, Acosta memastikan langkah tersebut tidak pernah berkembang menjadi negosiasi.