Christian menilai konsep tersebut sesuai dengan karakter mereka. Mafia Style dipilih karena memiliki kesan klasik dan elegan, sekaligus memberikan identitas tersendiri dalam perayaan hari bahagia mereka.
“Kami menyukai konsep yang kuat dan memiliki karakter. Mafia Style terasa klasik, elegan, dan timeless. Namun, di balik seluruh konsep visualnya, inti dari pernikahan ini tetap sederhana: kami ingin merayakan cinta, keluarga, persahabatan, dan awal kehidupan baru bersama Tuhan,” lanjut Christian.
MTen dipilih sebagai lokasi perayaan karena memiliki karakter modern, semi-outdoor, dan stylish. Karakter venue tersebut dinilai sesuai dengan konsep Mafia Style yang diusung Christian dan Maria.
Pilihan menggelar intimate wedding juga sejalan dengan tren pernikahan pasangan muda dalam beberapa tahun terakhir. Konsep tersebut memberikan ruang lebih besar bagi pasangan untuk menampilkan karakter pribadi sekaligus berinteraksi lebih dekat dengan para tamu.
Christian yang lahir pada penghujung 1997 dan masuk dalam generasi awal Gen Z menilai pernikahan sebagai sebuah pengalaman yang harus memiliki makna. Karena itu, dia dan Maria tidak menjadikan format pernikahan konvensional sebagai satu-satunya pilihan.