Selain kepercayaan diri, dia juga membawa modal penting berupa data dari musim sebelumnya. Data tersebut dinilai sangat membantu dalam menentukan strategi dan setelan motor.
Dia menyebut performa dalam dua balapan terakhir juga memberi dorongan tambahan. Konsistensi tersebut ingin dia jaga agar tetap kompetitif di lintasan.
“Kami sudah mendapatkan momentum bagus di dua balapan terakhir dan ingin mempertahankan itu di sini. Datanya juga sudah ada, tinggal dioptimalkan. Kami juga punya data dari tahun lalu,” katanya.
Meski begitu, dia menyadari tantangan besar menanti di Circuit of The Americas. Sirkuit tersebut dikenal sebagai salah satu lintasan paling teknikal dan sulit ditaklukkan di kalender Moto2.