Pernah Bikin Kejutan, Mario Aji Incar Hasil Lebih Besar di Moto2 Amerika

Andika Rachmansyah
Pembalap Indonesia, Mario Suryo Aji. (Foto: IG @mariosuryoaj1)

“Karakter sirkuit di COTA ini termasuk yang paling sulit untuk adaptasi, terutama bagi pembalap baru karena panjang lintasan dan lebarnya berbeda dari sirkuit lain, jadi cukup teknikal,” dia menjelaskan.

Namun, dia menilai kunci utama terletak pada kemampuan menemukan ritme dan memahami titik-titik krusial di lintasan. Jika hal tersebut tercapai, peluang untuk tampil cepat akan terbuka.

“Kalau sudah menemukan ritme dan titik-titik tricky yang harus dihindari, semua pembalap bisa cepat di sana. Mungkin butuh waktu adaptasi. Targetnya bisa kompetitif di barisan depan,” tuturnya. 

Dengan kombinasi pengalaman, data, dan momentum, Mario Aji memiliki peluang untuk kembali mencatat hasil positif di Moto2 Amerika Serikat 2026. Konsistensi performa menjadi faktor penting untuk menjaga peluang finis di posisi terbaik.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Belanda 2026, Sempat Pimpin Balapan sebelum Masuk Pit

57 tahun lalu

Veda Ega Pratama Percaya Diri usai Start Baris Ketiga Moto3 Belanda 2026, Target Tampil Maksimal

57 tahun lalu

Veda Ega Pratama Naik Level! Honda Team Asia Siapkan Strategi Baru di Moto3 Belanda

57 tahun lalu

Bos Honda Team Asia Terpukau Performa Veda Ega di Moto3 Republik Ceko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal