Potensi Indonesia Tak Pernah Habis, Okto Minta Sistem Pembinaan Olahraga Indonesia Dibongkar

Andri Bagus Syaeful
Raja Sapta Oktohari meminta lima medali emas Indonesia di Asian Games 2026 menjadi momentum evaluasi. (Foto: NOC Indonesia)

Dia juga mendorong agar evaluasi olahraga nasional tidak berhenti pada kritik atau pencatatan hasil pertandingan. Setiap temuan dari sebuah kompetisi harus diterjemahkan menjadi bahan pengambilan keputusan untuk memperbaiki sistem pembinaan.

“Kritik harus kita ubah menjadi data, data menjadi evaluasi, evaluasi menjadi keputusan, dan keputusan menjadi perbaikan. Olahraga modern harus berbicara dengan data,” katanya.

Bagi Okto, keberhasilan melampaui target di Asian Games 2026 belum cukup untuk menyimpulkan pembinaan olahraga Indonesia sudah berjalan optimal. Evaluasi harus melihat cara memperbanyak cabang olahraga berprestasi sekaligus menjaga keberlanjutan prestasi dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Indonesia tidak kekurangan potensi. Yang kita butuhkan adalah keberanian mengubah sistem, konsistensi menjalankan keputusan, integrasi antarpemangku kepentingan, dan kemauan membongkar kebiasaan lama," katanya.

Okto menegaskan lima medali emas Asian Games 2026 harus dipandang sebagai titik awal untuk membangun sistem olahraga yang lebih kuat. Fokus selanjutnya bukan hanya mempertahankan pencapaian, tetapi memperluas basis prestasi Indonesia di berbagai cabang olahraga.

"Lima emas adalah pencapaian yang harus diapresiasi, tetapi juga menjadi awal dari pertanyaan yang lebih besar: bagaimana kita membangun Indonesia sebagai kekuatan olahraga dunia?” pungkas Okto.

Editor : Reynaldi Hermawan
Artikel Terkait
7 hari lalu

6 Medali Asian Games 2026 Belum Cukup, PBSI Pasang Target Gila di Olimpiade LA 2028

8 hari lalu

Bukan Rolex, Pebulutangkis Indonesia Dapat Jam Tangan Lokal usai Asian Games 2026

8 hari lalu

PBSI Kucurkan Bonus Rp4,5 Miliar untuk Pebulutangkis Peraih Medali Asian Games 2026

9 hari lalu

Indonesia Bawa Pulang 5 Emas Asian Games 2026, Erick Thohir Soroti Cabor yang Gagal Capai Target

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal