Radithya akhirnya menuntaskan gim pertama dengan kemenangan 15-9. Hasil tersebut membuat dia unggul lebih dulu dan berada di atas angin dalam perebutan gelar juara dunia junior.
Memasuki gim kedua, Radithya membuka keunggulan melalui poin pertama. Namun, Fardhan langsung merespons dengan mencetak empat poin tanpa putus untuk membalikkan momentum pertandingan.
Radithya berusaha menghentikan laju lawannya dan perlahan mengejar hingga skor menjadi 6-6. Pertarungan kemudian berjalan semakin alot karena kedua pemain bergantian meraih poin.
Setelah kedudukan imbang 7-7, Radithya kembali memimpin dan memperlebar jarak menjadi 9-7. Smes Fardhan yang melebar menambah keunggulan Radithya menjadi 10-7.
Namun, Fardhan tidak menyerah meski tertinggal. Radithya justru mulai melakukan kesalahan sehingga lawannya mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10. Setelah skor kembali imbang 11-11, Fardhan merebut poin secara beruntun dan mengamankan gim kedua dengan kemenangan 15-11.