Pertandingan pun harus ditentukan melalui gim ketiga. Radithya tampil lebih siap dan langsung menekan Fardhan sejak awal. Keunggulannya berkembang dari 2-0 menjadi 6-1.
Fardhan mencoba bangkit dan mengumpulkan poin demi poin. Saat tertinggal 3-8, dia mulai memangkas jarak sehingga pertandingan kembali berlangsung kompetitif.
Setelah Fardhan meraih poin ketujuh, Radithya kembali menambah angka. Dari kedudukan 8-7, Radithya memperlebar keunggulan menjadi 10-7 dan menjaga peluangnya untuk segera menutup pertandingan.
Fardhan sempat mencuri satu poin, tetapi Radithya kemudian melesat dengan lima poin beruntun. Rentetan angka tersebut memastikan Radithya memenangi gim ketiga dengan skor 15-8.
Kemenangan itu mengukuhkan Radithya Bayu Wardhana sebagai juara tunggal putra Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026. Dia sukses melewati perlawanan Fardhan dalam final sesama pemain Indonesia sekaligus membawa pulang gelar bergengsi dari Kairo, Mesir.