Romain Grosjean Selamat dari Kecelakaan Maut karena Halo, Alat Apa Itu?

Wikanto Arungbudoyo
Pembalap tim Haas, Romain Grosjean, dibantu tim medis regu penolong usai mengalami kecelakaan pada Formula 1 Grand Prix (GP) Bahrain, Minggu (29/11/2020). (Foto: REUTERS)

Meski begitu, sejumlah pembalap, termasuk Grosjean, sempat menentang pemakaian Halo. Keterbatasan jarak pandang menjadi alasan utama. Pemasangan Halo di atas kokpit membuat jarak pandang pembalap tidak lagi seluas biasanya.

Namun, perangkat yang ditentang ternyata menyelamatkan nyawa Grosjean. Tanpa Halo, bukan tidak mungkin kepala sang pembalap menghantam pagar pembatas dengan keras. Sekalipun terlindungi helm, benturan keras dapat mengakibatkan cedera kepala yang fatal.

Grosjean hanya mengalami luka bakar ringan di tangan kanannya. Kabarnya, pembalap bernomor mobil 8 itu akan tetap menjalani perawatan di rumah sakit terdekat dari Sirkuit Sakhir di Bahrain sehingga kemungkinan absen pada seri berikutnya pekan depan.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
All Sport
8 hari lalu

Krisis Timur Tengah Mengancam Kalender F1 2026: GP Bahrain dan Arab Saudi Bisa Batal!

All Sport
8 hari lalu

F1 Umumkan Perekrutan Pembalap Baru jelang Grand Prix Australia 2026

All Sport
27 hari lalu

Formula 1 Aramco Pre-Season 2026 Live di VISION+, Momen Penentuan Kekuatan Tim Sebelum Seri Pembuka

Mobil
3 bulan lalu

Komunitas Motorsport Kumpul Saksikan Seri Terakhir Formula 1 GP Abu Dhabi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal