Salah satu perhatian utama tertuju pada kondisi Reza. Dia masih bergelut dengan cedera lama yang membutuhkan perawatan rutin. Meski begitu, dia tetap dipaksakan tampil karena padatnya jadwal kompetisi.
"Reza aman. Memang ada cedera lama. Ya sebenarnya sih butuh istirahat lama, cuma kan enggak bisa ini turnamennya padat banget. Jadi ya salah satunya harus terapi-terapi terus tiap hari," tutup Hendra.
Situasi ini membuat keputusan rotasi pasangan bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan strategis. Dengan skenario yang sudah disiapkan, tim ganda putra Indonesia diharapkan tetap kompetitif dalam kondisi apa pun di Piala Thomas 2026.