Race Direction memutuskan balapan dilanjutkan dengan lima lap tersisa. Posisi start ditentukan berdasarkan klasemen pada lap ke-14, membuat Veda kembali memulai dari posisi ke-10.
Namun, momen restart justru menjadi titik balik. Veda tampil agresif dan perlahan menyalip para pesaingnya dalam lima lap penentuan.
Dia terus merangsek ke depan hingga akhirnya menembus posisi tiga besar. Pada lap terakhir, dia berhasil menyalip Alvaro Carpe untuk mengamankan posisi ketiga.
Veda finis di belakang Maximo Quiles dan Marco Morelli yang masing-masing menempati posisi pertama dan kedua. Podium ini menjadi yang pertama bagi Veda di ajang Moto3.
Pencapaian tersebut terasa semakin spesial karena diraih pada musim debutnya. Pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta itu langsung mencatatkan namanya dalam sejarah balap Indonesia.
Hasil ini juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan pembalap muda Indonesia di level dunia. Veda menunjukkan dia mampu bersaing dan tampil kompetitif di ajang Grand Prix.