Tersingkir di Australian Open 2026, Devin/Ali Akui Ulangi Kesalahan yang Sama seperti Indonesia Open

Abdul Haris
Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan tersingkir dari Australian Open 2026. (Foto: PBSI).

Dia menegaskan hasil di Australian Open 2026 harus menjadi bahan pembelajaran penting. Salah satu aspek yang perlu diperbaiki adalah kemampuan mengelola situasi ketika sedang berada dalam tekanan dan tertinggal angka dari lawan.

"Kami harus belajar bagaimana mengatasi situasi ketika sedang ketinggalan," ujarnya.

Fokus dan Variasi Permainan Jadi Sorotan

Ali Faathir Rayhan juga mengakui dirinya dan Devin sempat berusaha mengejar ketertinggalan pada gim ketiga. Namun, setiap kali berhasil mendekat, lawan kembali menjauh dan mengendalikan jalannya pertandingan.

Menurut Ali, masalah konsistensi fokus masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Selain itu, pola permainan mereka dinilai terlalu mudah dibaca lawan.

"Kami tadi sempat mengejar tapi jauh lagi poinnya, belum bisa konsisten fokusnya dan cara mainnya. Ini jadi evaluasi dan pelajaran kami ke depan," tutur Ali.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Alwi Farhan Dapat Julukan King Crab dari Penggemar China, Reaksinya Mengejutkan!

57 tahun lalu

Runner-up Macau Open 2026, Ali/Devin Tetap Lega meski Gagal Juara

57 tahun lalu

Ali/Devin Runner Up Macau Open 2026, Momentum Hilang di Gim Penentuan

57 tahun lalu

Selangkah Lagi Juara Macau Open 2026, Ali/Devin Ogah Pikirkan Lawan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal