Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria menyebut MotoGP Indonesia 2023 tidak akan digelar pada awal musim. Ini penyebannya. (foto: MPI/Dhimas)
Fitradian Dhimas Kurniawan

JAKARTA, iNews.id- Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria menyebut MotoGP Indonesia 2023 tidak akan digelar pada awal musim. Hal itu dikarenakan ada faktor bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.

Seperti diketahui, MotoGP Mandalika 2022 digelar sebagai balapan seri kedua musim ini. Balapan yang di warnai dengan hujan badai dan dimenangkan oleh Miguel Oliveira tersebut berlangsung pada Minggu, 20 Maret 2022 lalu.

Namun, Sirkuit Mandalika tidak akan digelar pada awal MotoGP 2023. Priandhi menyebut jika MotoGP Indonesia 2023 akan diadakan pada pertengahan atau akhir tahun.

Pasalnya, jika balapan tersebut dihelat di bulan puasa, maka akan memberatkan para petugas yang mayoritas beragama muslim. Selain itu, jika digelar setelah bulan puasa, maka para pecinta MotoGP Tanah Air mungkin masih berada di kampung halaman sehingga tak berkesempatan untuk menonton langsung para jagoan MotoGP.

“Pastinya tidak di awal. Buat saya susah di awal. Ada bulan puasa Ramadan dan lebaran. Itu kan menyusahkan buat marshal dan penonton. Jadi kita di tengah atau akhir-akhir,” kata Priandhi kepada awak media, Selasa (6/9/2022).

Walau demikian, Priandhi belum bisa memberikan gambaran kapan MotoGP Indonesia 2023 bakal digelar. Namun, pihak Dorna disebut telah menyepakati permintaan MGPA tersebut.

“Saya tidak bisa memperkirakan. Karena kan tidak bisa datang dari Eropa sana ke Indonesia, lalu pergi lagi. Ini kan satu rute rombongan ya. Jadi saya cuma bilang jangan di depan, dan mereka setuju. Sisanya, Dorna yang atur,” ujarnya.



Editor : Ibnu Hariyanto

BERITA TERKAIT