Menurut Adin, sejumlah pemain masih menjalani proses pemulihan setelah mengikuti IBL All Indonesian. Kondisi kebugaran serta cedera ringan membuat sebagian pemain belum bisa bergabung dalam rangkaian awal pemusatan latihan.
"Hal itu disebabkan karena beberapa pemain masih terkendala kebugaran fisik maupun cedera ringan yang didapat dari IBL All Indonesian sehingga belum dapat mengikuti rangkaian awal pelatnas," katanya.
Adin menjelaskan pemilihan 17 pemain dilakukan melalui pembahasan bersama antara DPP PERBASI, Badan Tim Nasional (BTN), dan jajaran pelatih. Proses tersebut mempertimbangkan kebutuhan taktik serta komposisi pemain yang diperlukan untuk menghadapi lawan di Mongolia.
Target yang diberikan kepada Timnas Basket Indonesia juga sudah ditetapkan. Merah Putih diharapkan mampu mengamankan setidaknya dua kemenangan dalam tiga pertandingan yang akan dijalani.
"Langkah ini diambil guna memenuhi target realistis Timnas Indonesia, yakni mengamankan minimal dua kemenangan di Round 2 demi memuluskan langkah menuju FIBA Window Qualifiers," jelas Adin.