Dengan waktu persiapan hanya satu hari, Souto tidak ingin mengambil risiko berlebihan. Program tim difokuskan pada istirahat, pemenuhan nutrisi, dan perawatan medis agar kondisi pemain stabil jelang laga penentuan.
“Yang terpenting sekarang adalah makan, tidur nyenyak, tidur lebih dari delapan jam, 8+2, dan juga memulihkan diri dengan terapis, melakukan beberapa latihan pemulihan dan mempersiapkan pertandingan seperti yang selalu kami lakukan,” lanjut Souto.
Meski kondisi fisik menjadi perhatian utama, persiapan taktik tetap berjalan ketat. Hector Souto mengungkapkan tim pelatih menggelar pertemuan intensif bersama para pemain.
“Kami sangat teliti dalam mempersiapkan pertandingan. Kami menghabiskan lebih dari empat jam dalam berbagai pertemuan dalam dua hari terakhir dan saya mengharapkan level tim yang berbeda,” tutur Souto.
Pelatih asal Spanyol tersebut memastikan pendekatan permainan Timnas Futsal Indonesia tidak sama seperti saat menghadapi Vietnam. Perubahan skema disiapkan untuk menahan agresivitas permainan Jepang sejak menit awal.
“Dan melawan Jepang, saya harap kami dapat memberikan permainan yang kami harapkan kepada penonton kami dan saya berharap tentu saja Jepang di awal pertandingan lebih unggul dari kami, tetapi kami akan mencoba bermain jauh berbeda dari hari ini,” pungkasnya.