Raul Fernandez juga menyampaikan antusiasme serupa terhadap kembalinya warna legendaris tersebut. “Saya jatuh cinta dengan livery ini. Saya juga dapat podium perdana ketika memakai livery ini. Fantastis memiliki warna ini lagi tahun ini,” ujar Fernandez.
Selain tema Gulf, Trackhouse Racing menyiapkan livery kedua dengan nuansa biru gelap yang dipadukan blok hitam serta sentuhan warna kuning. Nama pembalap ditampilkan di bagian tengah hingga belakang motor, memberi karakter personal pada Aprilia RS-GP.
Dari sisi teknis, Aprilia RS-GP untuk MotoGP 2026 disebut mengalami peningkatan signifikan, terutama pada sektor aerodinamika. Perubahan ini tak lepas dari peran Fabiano Sterlacchini yang kini menjabat sebagai direktur teknik Aprilia.
Fernandez menilai kehadiran Sterlacchini membawa dampak besar bagi tim. “Saya merupakan pembalap berpengalaman di Aprilia. Tahun lalu, motor berubah banyak. Ketika Fabiano tiba di Aprilia, dia ubah motor sedikit dan mentalitas. Bagi saya, itu seperti motor berbeda dan saya mulai dari nol,” kata Fernandez.
Pembalap asal Spanyol itu menatap MotoGP 2026 dengan optimisme tinggi setelah performanya meningkat pada musim sebelumnya. Dia menaruh perhatian besar pada persiapan pramusim setelah sempat terganggu cedera.
“Tahun ini, saya akan berusaha menjalani pramusim dengan baik karena tahun lalu, saya menderita cedera. Sangat penting tampil bagus dalam pramusim, setelah itu fokus pada diri sendiri dan melakukan yang terbaik. Kita tidak fokus pada pembalap lain. Itu prinsip saya musim ini,” pungkasnya.
Dengan kombinasi livery berkarakter kuat dan pengembangan teknis Aprilia RS-GP, Trackhouse Racing siap menjadi sorotan dalam persaingan MotoGP 2026.