MU juga memiliki opsi memperpanjang kontrak sang kapten selama satu musim tambahan. Klausul itu dapat diaktifkan untuk menghindari kemungkinan kehilangan Fernandes secara gratis pada akhir masa kontraknya.
Selain itu, kontrak Fernandes disebut memiliki klausul pelepasan hampir 65 juta euro atau sekitar Rp1,32 triliun bagi klub luar Inggris.
Persoalan terbesar AC Milan bukan hanya biaya transfer, melainkan gaji tinggi Fernandes. Pemain Timnas Portugal itu dilaporkan menerima bayaran bersih sekitar 10,2 juta euro atau setara Rp206,59 miliar per musim.
Nominal tersebut berada di atas kemampuan penggajian AC Milan saat ini. Karena itu, transfer hanya memungkinkan apabila klub dan pemain bersedia melakukan penyesuaian finansial.
Fernandes sebenarnya memiliki kesempatan meninggalkan MU pada bursa transfer musim panas 2026. Namun, dia memilih menolak sejumlah tawaran bernilai besar dari klub Arab Saudi.
Kini, situasinya berpotensi berubah seiring memburuknya hubungan dengan klub dan munculnya ketertarikan AC Milan. Kehadiran Amorim bisa menjadi faktor yang membuat kepindahan ke Italia semakin menarik.
Meski demikian, belum ada laporan mengenai negosiasi resmi antara MU dan AC Milan. Masa depan Fernandes masih bergantung pada keputusan pemain, sikap manajemen Setan Merah, serta kemampuan Rossoneri memenuhi tuntutan finansial transfer.