Nilai tersebut juga melampaui perjanjian komersial dua rival utama Milan, Juventus dan Inter Milan.
Juventus menandatangani kontrak bersama Adidas pada 2025 dengan nilai 408 juta euro atau sekitar Rp8,34 triliun untuk periode 10 tahun. Sementara itu, Inter bekerja sama dengan Nike melalui kesepakatan delapan tahun yang dimulai pada 2023.
Kontrak Inter bersama perusahaan asal Amerika Serikat tersebut bernilai 30 juta euro per musim. Dengan demikian, Milan berpotensi menjadi klub Serie A dengan pemasukan terbesar dari sponsor perlengkapan pertandingan.
Kembalinya Adidas juga menjadi reuni dengan salah satu klub besar Italia yang pernah menggunakan perlengkapan mereka pada masa lalu.
Perusahaan olahraga asal Jerman itu sebelumnya menjadi pemasok jersey Rossoneri pada awal 1990-an. Hubungan keduanya kemudian berlanjut pada era kepelatihan Carlo Ancelotti di awal 2000-an.
Setelah menjalani kerja sama dengan Puma, Milan kini bersiap membuka kembali kemitraan dengan Adidas dalam waktu kurang dari dua tahun.
Jika kesepakatan tersebut terealisasi sesuai laporan, musim 2028-2029 akan menandai dimulainya periode baru kerja sama Milan dan Adidas hingga 2038.