Menurut Yusrinal, kondisi fisik yang optimal menjadi faktor utama agar Hanif mampu memberikan kontribusi maksimal saat kembali dipercaya bermain.
“Tidak ada target untuk memaksakan proses. Kami ingin semuanya berjalan sesuai tahapan. Hanif tahu apa yang harus dilakukan, tim juga akan mendukung prosesnya. Jadi ketika waktunya tiba, dia bisa benar-benar memberikan kemampuan terbaiknya untuk Arema FC,” lanjut Yusrinal.
Selain kemampuan teknis, pengalaman Hanif juga diharapkan memberikan dampak positif di ruang ganti. Kehadirannya dapat menjadi tambahan kekuatan bagi skuad Arema FC yang sedang membangun fondasi baru.
Bagi Arema FC, kepulangan Hanif bukan sekadar mendatangkan kembali pemain lama. Langkah tersebut menjadi upaya menghadirkan sosok yang memahami nilai dan identitas klub.
Dengan pengalaman juara serta kedekatan emosional bersama Singo Edan, Hanif diharapkan mampu menjadi bagian penting dalam perjalanan Arema FC menghadapi kompetisi 2026-2027.