Arsenal memiliki keuntungan tersendiri dalam perburuan Tresoldi. Klub berjuluk The Gunners tersebut sebelumnya menjalin komunikasi dengan Club Brugge hingga berhasil mendatangkan Christos Tzolis pada bursa transfer musim panas lalu.
Arsenal mengeluarkan 34 juta poundsterling atau sekitar Rp825,6 miliar untuk merekrut Tzolis. Pemain sayap tersebut langsung memberikan kontribusi positif, termasuk mencetak gol ke gawang Aston Villa musim ini.
Keberhasilan transfer Tzolis membuat pelatih Arsenal, Mikel Arteta, dikabarkan tertarik kembali merekrut pemain Club Brugge. Kali ini, Tresoldi menjadi target untuk memperkuat lini serang.
Meski demikian, Arsenal dan MU harus bersabar. Club Brugge tidak berencana melepas Tresoldi pada pertengahan musim, terlebih sang pemain masih terikat kontrak hingga 2029.
Klub asal Belgia tersebut berpeluang mempertimbangkan penjualan Tresoldi pada musim panas mendatang. Periode itu memberi Club Brugge waktu lebih panjang untuk mencari pengganti yang sesuai.
Persaingan mendapatkan Tresoldi diperkirakan berlangsung ketat. Selain Arsenal dan MU, Chelsea serta Tottenham juga terus mengamati perkembangan striker muda tersebut menjelang bursa transfer berikutnya.