"Kita tahu Garuda International Cup telah diselenggarakan selama bertahun-tahun. Event ini sangat bagus untuk menempa anak-anak dari berbagai kelompok usia. Kami sangat senang bisa berpartisipasi di GIC 2026," ujar Tim Analis PVF Vietnam, Nguyen Hoang Son.
ASIOP Merah menaklukkan PVF dengan permainan taktis yang ditunjang kemampuan individu para pemain. Cristiano Marcelo Junior menjadi salah satu pemain yang paling menonjol dalam pertandingan final tersebut.
Putra mantan pemain Timnas Indonesia era 2000-an, Marthen Tao, itu mencetak dua gol ke gawang PVF. Penampilannya membuat dia dinobatkan sebagai Man of the Match.
Cristiano juga terpilih sebagai pemain terbaik kategori U-12 GIC 2026. Sementara itu, M. Rizki Nur Habibi dari ASIOP Merah dan M. Tajuz Zaman dari Akademi Persib Bogor sama-sama menjadi top skor U-12 dengan koleksi enam gol.
Keberhasilan ASIOP menjadi juara mempertegas potensi besar pemain muda Indonesia. Mereka mampu mengalahkan PVF, akademi yang memiliki reputasi kuat dalam pengembangan pemain usia muda Vietnam.