GIC 2026 turut mendapat perhatian dari sejumlah pelatih yang selama ini berkecimpung dalam pembinaan sepak bola usia muda, termasuk Indra Sjafri dan Fakhri Husaini.
"Saya melihat GIC 2026 sebagai bentuk komitmen terus membangun ekosistem sepak bola usia muda di Indonesia melalui kompetisi yang berkualitas. Turnamen internasional seperti ini memberikan kesempatan dan bekal berharga," ujar Fakhri Husaini.
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia era Luis Milla, Eduardo Perez Moran, juga hadir memantau pemain-pemain muda. Dia menilai kompetisi kelompok usia penting untuk menjaga regenerasi Timnas Indonesia.
"Kompetisi usia muda adalah fondasi masa depan tim nasional, sehingga penting untuk terus dilakukan. GIC terus berkembang sampai kini melibatkan 13 negara, bahkan ada kategori putri juga. Gebrakan yang bagus dalam rangka memajukan sepak bola Indonesia," ujarnya.
Garuda International Cup 2026 berlangsung selama lima hari pada 19-23 Agustus 2026 di ASIOP Training Ground dan AYO Arena, Sentul, Jawa Barat.