Perbedaan tersebut membuat sebagian pihak masih mempertanyakan kemampuan Gyokeres untuk menjadi penyerang kelas elite yang bisa menjadi solusi jangka panjang Arsenal. Namun, penilaian tersebut tidak sepenuhnya sejalan dengan kebutuhan Arteta.
Pelatih asal Spanyol tersebut tidak hanya melihat jumlah gol seorang striker. Arteta juga sangat memperhatikan kemampuan pemain menjalankan instruksi dan berkontribusi terhadap sistem permainan tim.
Gyokeres dinilai cocok dengan sistem Arteta, seperti sebelumnya Kai Havertz juga mampu menjalankan peran yang diinginkan sang pelatih. Peran tersebut menjadi salah satu alasan Arsenal tetap mempertahankan Gyokeres.
Fabrizio Romano mengungkapkan situasi tersebut melalui acara di kanal YouTube miliknya. Menurut dia, Arsenal sangat optimistis Gyokeres akan bertahan dan Arteta masih menganggap sang striker sebagai bagian penting dari skuad.
"Mikel Arteta percaya bahwa Arsenal membutuhkan pemain seperti Viktor Gyokeres dalam skuad karena kemampuannya - musim lalu dia mencetak banyak gol. Dan juga, bukan hanya dari segi angka, tetapi juga dari segi kontribusi, Arsenal yakin bahwa musim kedua di Liga Premier akan berbeda. Jadi, Arsenal sangat optimis tentang Viktor Gyokeres."