Bek Andalan Chelsea Tetap Dukung Anti Rasisme meski Ogah Berlutut Sebelum Berlaga

Rio Erfandi
Bek Chelsea, Marcos Alonso lebih memilih menunjukkan lambang anti rasisme di jerseynya sebelum melawan Aston Villa dalam laga Liga Inggris 2021/2022 di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (11/9/2021). (Foto: REUTERS/Dylan Martinez)

LONDON, iNews.id – Bek andalan Chelsea, Marcos Alonso mengatakan bahwa dirinya tidak mau melakukan aksi berlutut sebelum pertandingan dimulai. Menurutnya, aksi tersebut sudah kehilangan kekuatannya.

Lebih lanjut pemain asal Spanyol itu menegaskan lebih suka menunjuk lambang “Tidak Ada Ruang untuk Rasisme” di lengan bajunya. Namun, dia tetap mendukung pemain lainnya tetap melakukan gestur berlutut sebelum pertandingan dimulai.

"Saya lebih suka melakukannya dengan cara ini. Ini cara saya untuk melakukannya, dan mungkin saya pikir itu kehilangan sedikit kekuatan dengan cara lain,” ucap Alonso, dilansir dari BBC, Selasa (21/9/2021).

"Saya lebih suka meletakkan jari saya ke lencana yang bertuliskan 'Tidak untuk Rasisme', seperti yang mereka lakukan di beberapa olahraga dan sepak bola di negara lain,” imbuhnya.

Meski tidak berlutut dan hanya menujukkan lambang, dia menegaskan tetap melawan tindakan aksi rasisme. Pemain berusia 30 tahun itu menyebut akan selalu mendukung dan mengecam tindakan tidak terpuji tersebut.

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
2 hari lalu

Baru Diakuisisi 2024, Everton Terancam Dijual Lagi 

6 hari lalu

MU Kejar Striker Titisan Berbatov, Arsenal dan Chelsea Tak Mau Kalah

12 hari lalu

Chelsea Cemas! Joao Pedro Temui Spesialis Lutut Usai Mundur dari Timnas Brasil

16 hari lalu

Tesla Terancam Bayar Ganti Rugi Besar, Kasus Diskriminasi Rasial Masuk Persidangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal