Joey Pelupessy mengaku sangat terpukul ketika peluang itu sirna saat sudah berada di depan mata. Dia menilai hasil di putaran krusial tidak bisa ditawar.
“Jika Anda kalah dua kali, Anda tidak pantas mendapatkannya (Piala Dunia). Tapi kami hampir lolos dengan cepat. Dan kemudian tiba-tiba semuanya berakhir. Saya benar-benar hancur,” kata Joey Pelupessy dikutip dari Voetbal Primeur, Jumat (9/1/2026).