Rasa kecewa itu tidak langsung hilang. Joey Pelupessy mengungkapkan dampak kegagalan tersebut membekas cukup lama secara mental.
“Perasaan itu berlangsung setidaknya selama dua minggu. Saya bisa saja pergi ke Piala Dunia. Ini satu-satunya kesempatan saya, seratus persen,” sambung dia.
Pemain yang kini memperkuat SK Lommel itu juga menyoroti faktor usia. Joey Pelupessy menyadari situasi akan jauh berbeda jika harus menunggu Piala Dunia berikutnya.
Jika Piala Dunia 2030 menjadi target selanjutnya, Joey Pelupessy akan berusia 37 tahun. Kondisi tersebut membuat peluang tampil semakin kecil.
Meski begitu, Joey Pelupessy memilih bersikap realistis. Dia tidak ingin menutup kemungkinan, tetapi menyadari kenyataan yang ada.
“Dalam lima tahun, saya akan berusia 37 tahun. Jangan pernah mengatakan tidak mungkin, tetapi saya lebih suka bersikap tenang dan realistis. Seharusnya itu terjadi sekarang,” tutup Joey Pelupessy.