Benfica Libas Real Madrid, Mourinho Sentil Keras Para Pengkritik

Abdul Haris
Pelatih Benfica, Jose Mourinho. (Foto: UEFA)

Mourinho juga mengingat situasi sulit saat Benfica belum meraih poin di lima laga awal. Dia menilai para pemain tetap bertarung meski harus menghadapi Napoli, Real Madrid, dan Juventus.

“Mereka melakukan apa yang saya minta: membunuh atau dibunuh. Jika saya kalah hari ini, saya akan mati sambil berdiri. Kami mendapatkan peluang untuk malam besar lain di Luz melawan raksasa Eropa,” kata Mourinho.

Soal gol penentu dari Trubin, Mourinho mengaku tidak terkejut. Dia menyebut situasi itu sudah pernah terjadi sebelumnya.

“Kami tahu dia bisa melakukan itu. Beberapa minggu lalu saat kami tertinggal di Portugal, dia hampir mencetak gol di menit akhir. Kualitas umpan paling penting, tapi gol ini luar biasa untuknya,” ujar dia.

Mourinho menutup dengan menyebut malam itu sebagai momen bersejarah. Benfica dan Real Madrid kini sama-sama masuk jalur play-off dan berpotensi kembali bertemu di undian berikutnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
4 hari lalu

Simeone Sindir Mourinho usai Derby Madrid: Hormati Wasit dan Jangan Lewati Batas!

4 hari lalu

Mourinho Bawa Bukti Kontroversi Wasit usai Real Madrid Kalah 1-2 dari Atletico, Soroti Dua Insiden

5 hari lalu

Real Madrid Layangkan Protes Keras ke La Liga, Wasit Jadi Biang Kekalahan dari Atletico

5 hari lalu

Hasil Atletico Madrid vs Real Madrid: Los Rojiblancos Bungkam 10 Orang Los Blancos

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal