LISBON, iNews.id – Pelatih Benfica Jose Mourinho melontarkan pernyataan keras usai pasukannya menumbangkan Real Madrid 4-2 dan memastikan tiket ke babak play-off Liga Champions 2025-2026, hasil yang memicu malam penuh drama di Estádio da Luz, Lisbon, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Laga berjalan gila sejak awal. Real Madrid sempat unggul lebih dulu lewat gol Kylian Mbappe pada menit ke-30, membuat tekanan besar mengarah ke kubu tuan rumah yang wajib menang demi menjaga peluang lolos.
Benfica bangkit cepat di babak pertama dan kedua. Andreas Schjelderup mencetak dua gol, disusul penalti Vangelis Pavlidis, membawa Benfica unggul 3-1. Real Madrid sempat mendekat lewat gol kedua Mbappe, namun situasi tetap tidak berpihak kepada tim tamu.
Hasil pertandingan lain membuat Benfica membutuhkan satu gol tambahan demi mengamankan posisi 24 besar klasemen fase liga. Ketegangan meningkat ketika Real Madrid kehilangan kendali permainan.
Raul Asencio dan Rodrygo diganjar kartu merah di menit akhir setelah kehilangan disiplin. Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan Benfica secara maksimal pada detik-detik terakhir.
Puncak drama terjadi pada menit ke-98. Benfica mendapat tendangan bebas dan kiper Anatoliy Trubin maju ke kotak penalti lawan. Sundulannya berbuah gol keempat yang memastikan kemenangan sekaligus kelolosan Benfica.