Bernardo Tavares Murka Laga PSM Tak Tayang di TV: Orang Makassar Ingin Lihat Kami Juara

Muhammad Gazza
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares heran laga penentuan juara timnya tidak ditayangkan TV nasional. (Foto: Instagram/@psm_makassar)

Setelah 23 tahun, Juku Eja -julukan PSM- akhirnya berhasil kembali merengkuh tahta tertinggi liga sepak bola Indonesia. Terakhir kali mereka juara ialah pada musim 1999/2000.

Setelahnya, Juku Eja paling tinggi hanya mampu menempati posisi kedua. Sejak terakhir kali juara, PSM duduk di peringkat kedua pada tahun 2001, 2003, 2004, dan 2018.

Bahkan, musim lalu bisa dibilang sebagai salah satu masa sulit bagi PSM. Pasalnya, mereka harus berjuang terhindar dari zona degradasi dan hanya finis pada posisi ke-14, tiga poin di atas Persipura Jayapura yang akhirnya turun ke Liga 2.

Melewati masa sulit pada tahun lalu, Juku Eja menjalani musim ini dengan cukup impresif. Sejauh ini dalam 32 pertandingan, mereka mencatatkan 21 kemenangan, sembilan kali imbang, dan hanya dua kali kalah.

Skuad asuhan Bernardo Tavares itu juga menjadi salah satu tim tersubur dengan membukukan 60 gol sejauh ini, hanya tiga gol di bawah Bali United di posisi teratas. PSM Makassar juga menjadi tim yang paling sedikit kebobolan dengan 24 gol. 

Editor : Dimas Wahyu Indrajaya
Artikel Terkait
3 hari lalu

Hasil Super League: Drama 8 Menit, Madura United Comeback atas PSIM Yogyakarta 

5 hari lalu

Dua Kali Dikalahkan PSIM, Madura United Siapkan Pembalasan di Markas Sendiri

7 hari lalu

Madura United Duduk di Papan Atas Super League, Presiden Klub Malah Beri Peringatan Keras

7 hari lalu

Persebaya Menang di GBT, tapi Bernardo Tavares Masih Gelisah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal