Selain masalah di belakang, Hodak juga menyoroti sektor penyerangan Persib Bandung. Menurut dia, Maung Bandung sebenarnya menghasilkan banyak peluang tetapi gagal mengubahnya menjadi tambahan gol yang bisa mengamankan hasil.
“Di balik dua gol yang diciptakan, kami sebenarnya punya banyak peluang, tapi penyelesaian akhirnya kurang baik," ujarnya.
Meski tidak puas dengan performa anak asuhnya, Hodak menegaskan dia tidak akan menyalahkan para pemain secara individu. Dia memilih mengambil tanggung jawab penuh atas kekalahan Persib Bandung di markas Lion City Sailors.
Kekalahan ini membuat langkah Persib Bandung ke babak gugur ACL Two 2025-2026 harus tertunda. Padahal, tambahan poin di Singapura bisa mengunci posisi Maung Bandung di fase selanjutnya lebih cepat.
Kendati demikian, peluang Persib Bandung untuk lolos masih terbuka lebar. Thom Haye cs masih memuncaki klasemen sementara Grup G dengan koleksi 10 poin. Namun, mereka tak boleh kalah di laga terakhir melawan Bangkok United jika ingin memastikan tiket ke babak berikutnya tanpa bergantung hasil tim lain.
Hodak menyadari standar penampilan Persib Bandung di ajang antarklub Asia ini harus terus ditingkatkan. Dia menegaskan tim pelatih memikul tanggung jawab atas kekalahan tersebut dan meminta skuadnya segera mengalihkan fokus ke laga-laga krusial berikutnya.
"Untuk level ini, ACL Two perlu berbuat lebih baik lagi. Semuanya kesalahan pelatih sehingga mereka (tim) harus mengalami kekalahan. Tapi, kami harus lebih fokus lagi di pertandingan berikutnya. Ada empat laga berat menanti dan kami harus fokus pada hal tersebut," pungkas Hodak.