Aturan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menjadi dasar utama persoalan tersebut. Ketentuan mengenai pelanggaran di luar aksi langsung permainan dapat membuat sanksi Vinicius lebih berat dibandingkan hukuman standar satu pertandingan.
Kasus Vinicius bukan satu-satunya insiden penarikan rambut yang mendapat perhatian otoritas sepak bola. Pada Mei lalu, bek Mallorca, Johan Mojica, dijatuhi larangan bermain dua pertandingan oleh komite Liga Spanyol setelah menarik rambut pemain Levante, Roger Brugue.
Insiden serupa juga terjadi di National Women's Soccer League (NWSL) pekan lalu. Penyerang Portland Thorns, Sophia Wilson, menarik rambut lawan ketika bola tidak sedang diperebutkan dalam pertandingan melawan Boston Legacy.
NWSL, yang memiliki regulasi berbeda dari Liga Spanyol, menjatuhkan hukuman larangan bermain dua pertandingan kepada Wilson. Aksinya dikategorikan sebagai pelanggaran berat dalam pertandingan.
Pelatih Portland Thorns, Robert Vilahamn, mengatakan Wilson mencoba menarik kembali tangannya, tetapi justru menjangkau rambut lawan.