Regulasi RFEF yang berkaitan dengan insiden Vinicius mengatur hukuman atas tindakan kekerasan selama pertandingan atau sebagai konsekuensi langsung dari aksi permainan. Jika tindakan tersebut menimbulkan risiko tanpa menyebabkan cedera, sanksinya dapat berupa larangan bermain satu hingga tiga pertandingan atau maksimal satu bulan.
Namun, terdapat ketentuan khusus apabila tindakan itu terjadi jauh dari aksi langsung permainan. Pasal 130.2 menyebut pelanggaran dalam situasi ketika pemain tidak memiliki kemungkinan memperebutkan bola atau saat permainan terhenti dapat dikenai larangan bermain dua hingga tiga pertandingan, tanpa mengesampingkan ketentuan Pasal 103 dalam aturan tersebut.
Ketentuan inilah yang membuat kasus Vinicius berpotensi berujung pada hukuman lebih berat. Keputusan akhir komite disiplin akan menentukan berapa lama penyerang Real Madrid itu harus absen.