Makin menekankan bahwa keputusan ini diambil untuk menjaga fair play dan keselamatan pemain, sekaligus menjadi pelajaran bagi seluruh insan sepak bola.
"Hukuman itu juga kami putuskan agar tidak ada pemain lainnya yang meremehkan dengan melakukan tindakan yang sama, ini sepak bola bukan bela diri," tegas Makin.
Selain larangan seumur hidup, Hilmi juga didenda Rp2,5 juta sebagai sanksi tambahan.