Hubungan Fabregas dengan Barcelona memang sangat kuat. Dia merupakan jebolan akademi La Masia sebelum meninggalkan Camp Nou untuk bergabung dengan Arsenal pada 2003.
Fabregas menghabiskan delapan tahun bersama Arsenal di London Utara sebelum kembali memperkuat Barcelona pada 2011. Selama periode keduanya di klub Catalan tersebut, dia mencatatkan 42 gol dan 50 assist dalam 151 penampilan.
Petualangannya bersama Barcelona berakhir pada 2014 ketika dia memutuskan bergabung dengan Chelsea. Namun, keinginannya kembali ke klub masa kecil sebagai pelatih tetap menjadi salah satu ambisi terbesar dalam kariernya.
Menariknya, Barcelona bukan satu-satunya klub besar Spanyol yang berpotensi menjadi tujuan Fabregas. Meski memiliki hubungan emosional dengan Blaugrana, dia tidak secara tegas menutup kemungkinan menangani rival abadi mereka, Real Madrid.
Dalam pernyataan pada Mei lalu, Fabregas menegaskan tidak memiliki banyak batasan mengenai pilihan klub. Namun, dia memastikan hanya tertarik menjalankan peran sebagai pelatih kepala, bukan asisten.