Chivu Tetap Puas Meski Inter Tersingkir Dramatis dari Piala Super Italia

Abdul Haris
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu. (Foto: Football Italia)

“Saya tidak berbicara tentang wasit atau keputusan mereka, mereka memiliki VAR dan bisa mengevaluasi semua rekaman,” kata dia.

“Saya ingin berbicara tentang tim saya sendiri, apa yang bisa kami tingkatkan dan apa yang harus kami pelajari, karena itulah tugas seorang pelatih. Dalam kondisi baik atau buruk, kami melangkah maju dengan kepala tegak.”

Chivu juga mengakui tekanan Bologna setelah gol cepat Inter. “Tepat setelah gol kami adalah momen paling sulit, karena mereka menekan dengan keras dan kami kesulitan keluar. Kami mencoba meminta striker menahan bola, tetapi dukungan tidak cukup. Di babak kedua kami jauh lebih baik, mengontrol permainan dan menciptakan peluang,” tuturnya ku

Keputusan menempatkan Lautaro Martinez di bangku cadangan sejak awal juga dijelaskan secara terbuka. 

“Saya tidak akan berani mengasumsikan kami akan mencapai final. Ini adalah pertandingan kedelapan dalam tiga minggu dan dia memainkan semuanya. Kami tidak bisa kehilangan pemain karena cedera yang bisa dihindari,” tegas Chivu.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inter Milan Bidik Palang Pintu AS Roma untuk Gantikan Stefan De Vrij

57 tahun lalu

Cristian Chivu Resmi Latih Inter hingga 2028, Arsitek Double Winner Dapat Ganjaran Istimewa

57 tahun lalu

Inter Milan Nekat Tawar Curtis Jones, Liverpool Pasang Harga Tinggi

57 tahun lalu

Piala Dunia 2026 Jadi Penentu Nasib Brahim Diaz, Juventus dan Inter Milan Siaga Menunggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal