Fabregas mengakui tidak menyangka timnya bisa menang dengan skor mencolok. Dia sebelumnya sudah mengingatkan para pemain agar tetap waspada menghadapi Pisa.
“Kami mengatakan dalam beberapa hari terakhir bahwa ini akan menjadi pertandingan sulit. Kami menyerang ruang dengan baik untuk dua gol pertama. Tim bermain cerdas, ini pengalaman lain untuk perkembangan mereka," tuturnya.
Kemenangan ini juga memperlihatkan perkembangan pesat Como dalam beberapa tahun terakhir. Fabregas menilai perjalanan tim saat ini menjadi sesuatu yang patut dibanggakan.
“Sulit untuk tidak jatuh cinta dengan para pemain muda ini. Kami mencapai apa yang kami targetkan dua tahun lalu. Kami tahu ke mana ingin pergi dan bagaimana mencapainya," ucapnya.
Fabregas juga menyinggung kondisi pemainnya yang mengalami cedera dalam pertandingan tersebut. Dia menjelaskan situasi yang dialami salah satu pemainnya di lapangan.
“Dia menerima dua benturan, satu di awal dan satu lagi setelah 25 menit. Dia tidak bisa melanjutkan. Dia pemain eksplosif dan itu sangat memengaruhinya. Ini disayangkan karena pertandingan ini cocok dengan karakteristiknya. Tapi inilah sepak bola dan kami harus melihat ke depan.”
Dengan kemenangan ini, Como menutup laga sebelum jeda internasional dengan penuh kepercayaan diri. Selain menjaga posisi di zona Liga Champions, mereka juga membawa pesan emosional yang kuat untuk mengenang sosok penting di balik perjalanan klub.