"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut dan dasar yang telah ditetapkan, Dewan Disiplin Federasi Sepak Bola Portugal memutuskan dalam proses ini untuk menyatakan tuduhan sepenuhnya beralasan. Oleh karena itu, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro dinyatakan melakukan satu pelanggaran disiplin secara sengaja sebagaimana diatur dan dikenai sanksi berdasarkan paragraf 1 Pasal 160 RDFPF. Sebagai konsekuensinya, dia dijatuhi sanksi skorsing selama 30 (tiga puluh) hari dan tambahan denda sebesar 2,5 UC, yakni 255 euro (dua ratus lima puluh lima euro)," demikian bunyi putusan tersebut dikutip dari Sport Bible.
Sanksi tersebut tidak serta-merta menutup peluang Ronaldo untuk kembali memperkuat Portugal. Jika masa skorsingnya telah berakhir sesuai jadwal, dia berpeluang kembali dipanggil untuk menghadapi agenda internasional pada pertengahan November 2026.
Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark pada 14 November, kemudian melawan Wales pada 17 November. Kedua pertandingan itu berpotensi menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk kembali tampil bersama tim nasional setelah perselisihannya dengan Jorge Jesus.
Sebelumnya, Ronaldo telah menegaskan keinginannya untuk kembali membela negaranya setelah menjalani hukuman. Dalam pernyataan panjang yang dirilisnya, dia menyampaikan komitmen untuk kembali berjuang bersama Portugal.
"Setelah masa skorsing saya berakhir, saya akan selalu siap, seperti sebelumnya, untuk berjuang dan meraih kemenangan bersama tim nasional kita," tulis Ronaldo.