"Namun saat ini saya benar-benar berpikir ada jembatan yang sedang dibangun antara kubu Cristiano, kubu Jesus, federasi Portugal sangat tertarik memiliki Cristiano karena semua publisitas yang didapat, dan saya benar-benar berpikir Cristiano akan kembali untuk menjalani tarian terakhir bersama Portugal pada akhir tahun depan," ujarnya.
Persoalan Ronaldo ternyata tidak berhenti pada kepergiannya dari pemusatan latihan. Situasi tersebut terus menjadi perhatian, termasuk ketika para pemain Portugal mendapat pertanyaan mengenai kontroversi sang kapten.
Perkembangan baru kemudian muncul dari laporan media Portugal Record. Ronaldo disebut bukan satu-satunya orang yang meninggalkan pemusatan latihan Portugal.
Salah satu anggota staf belakang layar tim nasional bernama Antonio Costa juga dilaporkan meninggalkan kamp. Costa bertugas menangani perlengkapan dan kebutuhan tim nasional.
Costa bahkan disebut memiliki hubungan dekat dengan Ronaldo dan digambarkan sebagai semacam "asisten pribadi" bagi pemain tersebut. Laporan Record menyebut Costa juga mendapat perintah untuk segera mengemasi barang dan pergi bersama Ronaldo.
Situasi tersebut menambah warna dalam kontroversi yang melibatkan Ronaldo dan Timnas Portugal. Meski demikian, peluang kembalinya sang megabintang masih berupa klaim dari jurnalis Portugal dan belum menjadi keputusan resmi federasi.
Jika hubungan kedua pihak kembali membaik, Ronaldo masih berpeluang melanjutkan perjalanan bersama Portugal. Misi mencapai 1.000 gol sekaligus menutup karier internasional dengan laga terakhir menjadi salah satu alasan yang disebut dapat membuka jalan menuju comeback tersebut.