MADRID, iNews.id – Diego Simeone menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada Vinicius Junior dan Presiden Real Madrid Florentino Perez menyusul insiden panas pada semifinal Piala Super Spanyol 2026. Pelatih Atletico Madrid itu mengakui tindakannya tidak pantas dan memilih meredakan polemik yang sempat memanas.
Insiden tersebut terjadi dalam laga semifinal Piala Super Spanyol antara Atletico Madrid dan Real Madrid, 8 Januari lalu. Saat pertandingan berlangsung, Simeone terlihat melontarkan komentar bernada provokatif ke arah Vinicius dari sisi lapangan.
Simeone beberapa kali menyinggung reaksi suporter Santiago Bernabeu yang mencemooh Vinicius dalam laga-laga sebelumnya. Dia juga sempat menyebut Perez akan memecat sang pemain pada akhir musim.
“Florentino akan memecatmu, ingat apa yang saya katakan,” ucap Simeone kepada Vinicius saat itu.
Ucapan tersebut memicu reaksi keras dari Vinicius Jr. Situasi juga membuat pelatih Real Madrid Xabi Alonso menunjukkan ketidaksenangan, sementara manajemen klub menilai sikap Simeone telah melampaui batas.
Menjelang laga Copa del Rey melawan Deportivo La Coruna, Simeone akhirnya angkat bicara di hadapan media. Dia menyampaikan penyesalan setelah memiliki waktu untuk merenungkan kejadian tersebut.
“Saya ingin meminta maaf kepada Tuan Florentino dan Tuan Vinicius atas insiden yang mereka alami. Saya keliru menempatkan diri saya dalam posisi tersebut dan saya mengakui itu salah,” kata Simeone, dikutip dari AS, Senin (12/1/2026).