Dikalahkan Udinese, Juventus Harus Tunda Scudetto

Fitradian Dimas Kurniawan
Gelandang Udinese Seko Fofana mencetak gol ke gawang Juventus pada giornata ke-35 Serie A di Dacia Arena, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB. (Foto: RTE)

Dengan tiga pertandingan tersisa, Juve hanya unggul enam angka dari Atalanta yang berada di tempat kedua. Skuat I Bianconeri wajib meraih kemenangan menghadapi Sampdoria di laga berikutnya, Senin (27/6/2020) dini hari WIB.

Di atas kertas, tampaknya hal itu bisa diraih dengan mudah. Namun, Pelatih Juve Maurizio Sarri mengakui performa timnya di beberapa laga terakhir tak memuaskan.

Hal itu bisa terlihat, karena Juve hanya meraih satu kemenangan saja dari lima pertandingan terakhir. Sarri mengakui timnya berantakan dan terlalu bernafsu.

“Akhir-akhir ini kami sering kehilangan organisasi dan kebugaran. Performa kami bagus di babak pertama, tetapi kemudian tercipta gol penyeimbang,” kata Sarri dikutip dari Football Italia.

“Karena ingin menang, kami mulai disorganisasi. Nafsu kami untuk menang menjadi hal yang berbahaya. Kami kalah pada masa injury time karena tim ini ingin meraih kemenangan apa pun caranya,” ujarnya.

Editor : Abdul Haris
Artikel Terkait
Soccer
13 jam lalu

Juventus Amankan Masa Depan Kenan Yildiz, Gaji Rp100 Miliar per Musim

Soccer
24 jam lalu

5 Fakta Menarik usai AC Milan Bantai Bologna 3-0, Rekor Rossoneri Bikin Serie A Panas

Soccer
1 hari lalu

Hasil AC Milan vs Bologna di Liga Italia: Pesta 3-0, Rossoneri Dekati Inter di Puncak

Soccer
1 hari lalu

Transfer Kelam Juventus di Januari: Dari Mateta Hingga Kolo Muani, Semua Gagal!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal